<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral! Kades dan Camat Cekcok Hebat, Nyaris Adu Jotos Gara-gara Penggusuran</title><description>Sebuah video yang memperlihatkan cekcok antara Kepala Desa Ilangata, Sumarjin Moohulao, dan Camat Anggrek, Yusuf Abdullah Hasan, viral di media sosial.&#13;
</description><link>https://tvscope.okezone.com/read/2024/10/14/627/3074366/viral-kades-dan-camat-cekcok-hebat-nyaris-adu-jotos-gara-gara-penggusuran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://tvscope.okezone.com/read/2024/10/14/627/3074366/viral-kades-dan-camat-cekcok-hebat-nyaris-adu-jotos-gara-gara-penggusuran"/><item><title>Viral! Kades dan Camat Cekcok Hebat, Nyaris Adu Jotos Gara-gara Penggusuran</title><link>https://tvscope.okezone.com/read/2024/10/14/627/3074366/viral-kades-dan-camat-cekcok-hebat-nyaris-adu-jotos-gara-gara-penggusuran</link><guid isPermaLink="false">https://tvscope.okezone.com/read/2024/10/14/627/3074366/viral-kades-dan-camat-cekcok-hebat-nyaris-adu-jotos-gara-gara-penggusuran</guid><pubDate>Senin 14 Oktober 2024 13:16 WIB</pubDate><dc:creator>Nurfaizi Lahasan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/10/14/627/3074366/duel_aparat-H83d_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepala Desa Ilangata, Sumarjin Moohulao, dan Camat Anggrek, Yusuf Abdullah Hasan terlibat cekcok.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/10/14/627/3074366/duel_aparat-H83d_large.jpg</image><title>Kepala Desa Ilangata, Sumarjin Moohulao, dan Camat Anggrek, Yusuf Abdullah Hasan terlibat cekcok.</title></images><description>GORONTALO UTARA - Sebuah video yang memperlihatkan cekcok antara Kepala Desa Ilangata, Sumarjin Moohulao, dan Camat Anggrek, Yusuf Abdullah Hasan, viral di media sosial. Peristiwa ini terjadi akibat perbedaan pendapat terkait proyek pengembangan Pelabuhan Anggrek yang berdampak pada penggusuran rumah warga.&#13;
&#13;
Peristiwa yang terjadi di Desa Ilangata, Kabupaten Gorontalo Utara, ini menyita perhatian publik. Keduanya terlibat adu mulut dan nyaris adu jotos di hadapan warga. Perselisihan ini bermula dari pemutusan aliran listrik di rumah-rumah warga yang terkena dampak penggusuran.&#13;
&#13;
Sumarjin Moohulao, Kepala Desa Ilangata, tidak terima dengan tindakan pemutusan listrik tersebut. Ia bersama warga berusaha menghalangi petugas dan meminta ganti rugi atas kerugian yang dialami. &amp;quot;Saya tidak bisa tinggal diam melihat warga saya menderita. Mereka butuh keadilan,&amp;quot; tegas Sumarjin.&#13;
&#13;
Sementara itu, Camat Anggrek, Yusuf Abdullah Hasan, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada warga terkait proyek pengembangan pelabuhan ini. Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan memberikan bantuan relokasi dan tempat tinggal sementara bagi warga yang terdampak.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami sudah berupaya sebaik mungkin untuk memberikan solusi terbaik bagi warga. Namun, ada beberapa pihak yang tidak menerima,&amp;quot; ujar Yusuf. (Dwinarto)&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>GORONTALO UTARA - Sebuah video yang memperlihatkan cekcok antara Kepala Desa Ilangata, Sumarjin Moohulao, dan Camat Anggrek, Yusuf Abdullah Hasan, viral di media sosial. Peristiwa ini terjadi akibat perbedaan pendapat terkait proyek pengembangan Pelabuhan Anggrek yang berdampak pada penggusuran rumah warga.&#13;
&#13;
Peristiwa yang terjadi di Desa Ilangata, Kabupaten Gorontalo Utara, ini menyita perhatian publik. Keduanya terlibat adu mulut dan nyaris adu jotos di hadapan warga. Perselisihan ini bermula dari pemutusan aliran listrik di rumah-rumah warga yang terkena dampak penggusuran.&#13;
&#13;
Sumarjin Moohulao, Kepala Desa Ilangata, tidak terima dengan tindakan pemutusan listrik tersebut. Ia bersama warga berusaha menghalangi petugas dan meminta ganti rugi atas kerugian yang dialami. &amp;quot;Saya tidak bisa tinggal diam melihat warga saya menderita. Mereka butuh keadilan,&amp;quot; tegas Sumarjin.&#13;
&#13;
Sementara itu, Camat Anggrek, Yusuf Abdullah Hasan, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada warga terkait proyek pengembangan pelabuhan ini. Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan memberikan bantuan relokasi dan tempat tinggal sementara bagi warga yang terdampak.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami sudah berupaya sebaik mungkin untuk memberikan solusi terbaik bagi warga. Namun, ada beberapa pihak yang tidak menerima,&amp;quot; ujar Yusuf. (Dwinarto)&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
