<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>33 Anggota TNI Diperiksa Terkait Penyerangan Warga di Deli Serdang</title><description>Kejadian menggegerkan terjadi di Desa Selamat, Sibiru-Biru, Deli Serdang, Sumatera Utara.&#13;
</description><link>https://tvscope.okezone.com/read/2024/11/11/625/3084640/33-anggota-tni-diperiksa-terkait-penyerangan-warga-di-deli-serdang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://tvscope.okezone.com/read/2024/11/11/625/3084640/33-anggota-tni-diperiksa-terkait-penyerangan-warga-di-deli-serdang"/><item><title>33 Anggota TNI Diperiksa Terkait Penyerangan Warga di Deli Serdang</title><link>https://tvscope.okezone.com/read/2024/11/11/625/3084640/33-anggota-tni-diperiksa-terkait-penyerangan-warga-di-deli-serdang</link><guid isPermaLink="false">https://tvscope.okezone.com/read/2024/11/11/625/3084640/33-anggota-tni-diperiksa-terkait-penyerangan-warga-di-deli-serdang</guid><pubDate>Senin 11 November 2024 18:56 WIB</pubDate><dc:creator>Tim iNews Media Group </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/11/625/3084640/tentara_ngamuk-UMZ4_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kejadian menggegerkan terjadi di Desa Selamat, Sibiru-Biru, Deli Serdang, Sumatera Utara/Foto: RCTI</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/11/625/3084640/tentara_ngamuk-UMZ4_large.jpg</image><title>Kejadian menggegerkan terjadi di Desa Selamat, Sibiru-Biru, Deli Serdang, Sumatera Utara/Foto: RCTI</title></images><description>DELI SERDANG - Kejadian menggegerkan terjadi di Desa Selamat, Sibiru-Biru, Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Jumat malam. Sebanyak 33 anggotACa TNI diduga terlibat dalam penyerangan brutal terhadap warga setempat yang menewaskan seorang warga dan melukai delapan lainnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Penyerangan ini dipicu oleh cekcok sebelumnya, yang kemudian memicu tindakan balas dendam dari salah satu anggota TNI.&#13;
Seorang warga bernama Raden Barus tewas di tempat akibat penganiayaan, sementara delapan warga lainnya mengalami luka-luka dan dirawat di Rumah Sakit Putri Hijau, Medan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Insiden ini terjadi ketika sejumlah anggota TNI mendatangi warga Desa Selamat dan menyerang secara membabi buta, salah satunya terjadi saat seorang warga keluar rumah untuk membeli rokok. Akibat peristiwa ini, pihak berwajib memeriksa 33 anggota TNI di Polisi Militer Kodam I Bukit Barisan untuk mempertanggungjawabkan tindakan mereka.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kejadian ini memicu protes dari warga, yang marah atas serangan tersebut, dan menggeruduk Batalyon Armed 2/1 Kostrad sebagai bentuk pembalasan. Penyelidikan lebih lanjut terus dilakukan untuk mengungkap kronologi pasti kejadian ini dan memastikan keadilan bagi korban. (Dwinarto)&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>DELI SERDANG - Kejadian menggegerkan terjadi di Desa Selamat, Sibiru-Biru, Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Jumat malam. Sebanyak 33 anggotACa TNI diduga terlibat dalam penyerangan brutal terhadap warga setempat yang menewaskan seorang warga dan melukai delapan lainnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Penyerangan ini dipicu oleh cekcok sebelumnya, yang kemudian memicu tindakan balas dendam dari salah satu anggota TNI.&#13;
Seorang warga bernama Raden Barus tewas di tempat akibat penganiayaan, sementara delapan warga lainnya mengalami luka-luka dan dirawat di Rumah Sakit Putri Hijau, Medan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Insiden ini terjadi ketika sejumlah anggota TNI mendatangi warga Desa Selamat dan menyerang secara membabi buta, salah satunya terjadi saat seorang warga keluar rumah untuk membeli rokok. Akibat peristiwa ini, pihak berwajib memeriksa 33 anggota TNI di Polisi Militer Kodam I Bukit Barisan untuk mempertanggungjawabkan tindakan mereka.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kejadian ini memicu protes dari warga, yang marah atas serangan tersebut, dan menggeruduk Batalyon Armed 2/1 Kostrad sebagai bentuk pembalasan. Penyelidikan lebih lanjut terus dilakukan untuk mengungkap kronologi pasti kejadian ini dan memastikan keadilan bagi korban. (Dwinarto)&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
