<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengungsi Gunung Lewotobi Laki-Laki Tembus 8.000 Jiwa, Erupsi Masih Berlanjut</title><description>Erupsi yang berlangsung sejak akhir pekan ini tercatat telah terjadi 17 kali, dengan kolom abu mencapai 9.000 meter di atas puncak.</description><link>https://tvscope.okezone.com/read/2024/11/11/626/3084479/pengungsi-gunung-lewotobi-laki-laki-tembus-8-000-jiwa-erupsi-masih-berlanjut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://tvscope.okezone.com/read/2024/11/11/626/3084479/pengungsi-gunung-lewotobi-laki-laki-tembus-8-000-jiwa-erupsi-masih-berlanjut"/><item><title>Pengungsi Gunung Lewotobi Laki-Laki Tembus 8.000 Jiwa, Erupsi Masih Berlanjut</title><link>https://tvscope.okezone.com/read/2024/11/11/626/3084479/pengungsi-gunung-lewotobi-laki-laki-tembus-8-000-jiwa-erupsi-masih-berlanjut</link><guid isPermaLink="false">https://tvscope.okezone.com/read/2024/11/11/626/3084479/pengungsi-gunung-lewotobi-laki-laki-tembus-8-000-jiwa-erupsi-masih-berlanjut</guid><pubDate>Senin 11 November 2024 13:00 WIB</pubDate><dc:creator>Tim iNews Media Group </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/11/626/3084479/pengungsi-gunung-lewotobi-laki-laki-tembus-8-000-jiwa-erupsi-masih-berlanjut-6WT5Ttj3wV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pengungsi Gunung Lewotobi jumlahnya tembus 8.000 jiwa. (Foto: ist) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/11/626/3084479/pengungsi-gunung-lewotobi-laki-laki-tembus-8-000-jiwa-erupsi-masih-berlanjut-6WT5Ttj3wV.jpg</image><title>Pengungsi Gunung Lewotobi jumlahnya tembus 8.000 jiwa. (Foto: ist) </title></images><description>FLORES TIMUR - Jumlah pengungsi akibat erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, terus meningkat, mencapai 8.431 jiwa yang tersebar di tiga titik pengungsian.

BACA JUGA:
Satu Keluarga Alami Luka Bakar Terkena Lava Pijar Gunung Lewotobi


Erupsi yang berlangsung sejak akhir pekan ini tercatat telah terjadi 17 kali, dengan kolom abu mencapai 9.000 meter di atas puncak, menjadikannya pemandangan yang mengerikan bagi warga.
Ribuan pengungsi mulai memadati posko-posko yang disediakan pemerintah daerah Flores Timur dan satu titik pengungsian di Kabupaten Sikka.

BACA JUGA:
Semua Bandara di NTT Ditutup Imbas Erupsi Gunung Lewotobi, Kemenhub Siapkan Kapal Laut


Meski bantuan logistik telah cukup, pengungsi mengeluhkan kekurangan tempat tidur. Warga diimbau tetap waspada karena erupsi gunung masih berlanjut. (Joni Nura/Dwinarto)
&amp;nbsp;&amp;lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/7a89qw03fOY?si=gXyp_J-L5v_8rWaX&quot; title=&quot;YouTube video player&quot; frameborder=&quot;0&quot; allow=&quot;accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share&quot; referrerpolicy=&quot;strict-origin-when-cross-origin&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;</description><content:encoded>FLORES TIMUR - Jumlah pengungsi akibat erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, terus meningkat, mencapai 8.431 jiwa yang tersebar di tiga titik pengungsian.

BACA JUGA:
Satu Keluarga Alami Luka Bakar Terkena Lava Pijar Gunung Lewotobi


Erupsi yang berlangsung sejak akhir pekan ini tercatat telah terjadi 17 kali, dengan kolom abu mencapai 9.000 meter di atas puncak, menjadikannya pemandangan yang mengerikan bagi warga.
Ribuan pengungsi mulai memadati posko-posko yang disediakan pemerintah daerah Flores Timur dan satu titik pengungsian di Kabupaten Sikka.

BACA JUGA:
Semua Bandara di NTT Ditutup Imbas Erupsi Gunung Lewotobi, Kemenhub Siapkan Kapal Laut


Meski bantuan logistik telah cukup, pengungsi mengeluhkan kekurangan tempat tidur. Warga diimbau tetap waspada karena erupsi gunung masih berlanjut. (Joni Nura/Dwinarto)
&amp;nbsp;&amp;lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/7a89qw03fOY?si=gXyp_J-L5v_8rWaX&quot; title=&quot;YouTube video player&quot; frameborder=&quot;0&quot; allow=&quot;accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share&quot; referrerpolicy=&quot;strict-origin-when-cross-origin&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
