<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jelang Nataru, Harga Kebutuhan Bahan Pokok di Jakarta Terus Naik</title><description>Jelang Nataru, harga sejumlah kebutuhan bahan pokok di Jakarta terus mengalami kenaikan.</description><link>https://tvscope.okezone.com/read/2024/12/10/626/3094124/jelang-nataru-harga-kebutuhan-bahan-pokok-di-jakarta-terus-naik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://tvscope.okezone.com/read/2024/12/10/626/3094124/jelang-nataru-harga-kebutuhan-bahan-pokok-di-jakarta-terus-naik"/><item><title>Jelang Nataru, Harga Kebutuhan Bahan Pokok di Jakarta Terus Naik</title><link>https://tvscope.okezone.com/read/2024/12/10/626/3094124/jelang-nataru-harga-kebutuhan-bahan-pokok-di-jakarta-terus-naik</link><guid isPermaLink="false">https://tvscope.okezone.com/read/2024/12/10/626/3094124/jelang-nataru-harga-kebutuhan-bahan-pokok-di-jakarta-terus-naik</guid><pubDate>Selasa 10 Desember 2024 13:45 WIB</pubDate><dc:creator>Tim iNews Media Group </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/12/10/626/3094124/-uV16c1xsAK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jelang Nataru, Harga Kebutuhan Bahan Pokok di Jakarta Terus Naik. (Foto: Ist) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/12/10/626/3094124/-uV16c1xsAK.jpg</image><title>Jelang Nataru, Harga Kebutuhan Bahan Pokok di Jakarta Terus Naik. (Foto: Ist) </title></images><description>JAKARTA - Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), harga sejumlah kebutuhan bahan pokok di Jakarta terus mengalami kenaikan. Tren serupa juga terjadi di sejumlah daerah, menyebabkan keresahan di kalangan pedagang dan pembeli.

BACA JUGA:
Prabowo Minta Pasokan Listrik Tak Terganggu saat Libur Nataru 2025

Di Pasar Johar Baru, Jakarta, kenaikan harga terjadi pada beberapa komoditas. Dalam sepekan terakhir, harga bawang merah melonjak dari Rp37 ribu menjadi Rp50 ribu per kilogram. Telur ayam, yang sebelumnya dijual Rp26 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp30 ribu per kilogram. Selain itu, harga daging ayam juga meningkat dari Rp35 ribu menjadi Rp40 ribu per kilogram.

BACA JUGA:
Jadwal Rekayasa Lalu Lintas Jalan Tol Japek dan Jagorawi pada Libur Nataru 2025

Kondisi serupa juga dialami di Pasar Tradisional Argosari, Gunungkidul, Yogyakarta. Di pasar tradisional terbesar di wilayah tersebut, harga bawang merah, minyak goreng, serta daging ayam dan sapi terus merangkak naik selama dua pekan terakhir.
Kenaikan harga ini dikeluhkan para pedagang karena berdampak langsung pada penurunan omzet. Mereka berharap pemerintah segera mengambil langkah untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok agar aktivitas perdagangan kembali normal. (Hadits Abdillah)
</description><content:encoded>JAKARTA - Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), harga sejumlah kebutuhan bahan pokok di Jakarta terus mengalami kenaikan. Tren serupa juga terjadi di sejumlah daerah, menyebabkan keresahan di kalangan pedagang dan pembeli.

BACA JUGA:
Prabowo Minta Pasokan Listrik Tak Terganggu saat Libur Nataru 2025

Di Pasar Johar Baru, Jakarta, kenaikan harga terjadi pada beberapa komoditas. Dalam sepekan terakhir, harga bawang merah melonjak dari Rp37 ribu menjadi Rp50 ribu per kilogram. Telur ayam, yang sebelumnya dijual Rp26 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp30 ribu per kilogram. Selain itu, harga daging ayam juga meningkat dari Rp35 ribu menjadi Rp40 ribu per kilogram.

BACA JUGA:
Jadwal Rekayasa Lalu Lintas Jalan Tol Japek dan Jagorawi pada Libur Nataru 2025

Kondisi serupa juga dialami di Pasar Tradisional Argosari, Gunungkidul, Yogyakarta. Di pasar tradisional terbesar di wilayah tersebut, harga bawang merah, minyak goreng, serta daging ayam dan sapi terus merangkak naik selama dua pekan terakhir.
Kenaikan harga ini dikeluhkan para pedagang karena berdampak langsung pada penurunan omzet. Mereka berharap pemerintah segera mengambil langkah untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok agar aktivitas perdagangan kembali normal. (Hadits Abdillah)
</content:encoded></item></channel></rss>
