<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Seorang Warga Dipukul dengan Paralon, Pelaku Diduga Ketua DPRD.</title><description> Seorang wanita yang diduga kuat merupakan Ketua DPRD Kabupaten Nunukan terlibat dalam insiden kekerasan di rumah seorang warga.</description><link>https://tvscope.okezone.com/read/2024/12/12/625/3094736/seorang-warga-dipukul-dengan-paralon-pelaku-diduga-ketua-dprd</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://tvscope.okezone.com/read/2024/12/12/625/3094736/seorang-warga-dipukul-dengan-paralon-pelaku-diduga-ketua-dprd"/><item><title>Seorang Warga Dipukul dengan Paralon, Pelaku Diduga Ketua DPRD.</title><link>https://tvscope.okezone.com/read/2024/12/12/625/3094736/seorang-warga-dipukul-dengan-paralon-pelaku-diduga-ketua-dprd</link><guid isPermaLink="false">https://tvscope.okezone.com/read/2024/12/12/625/3094736/seorang-warga-dipukul-dengan-paralon-pelaku-diduga-ketua-dprd</guid><pubDate>Kamis 12 Desember 2024 10:09 WIB</pubDate><dc:creator>Tim iNews Media Group </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/12/12/625/3094736/-9Y4HX1YtiZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Seorang Warga Dipukul dengan Paralon, Pelaku Diduga Ketua DPRD. (Foto: ist) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/12/12/625/3094736/-9Y4HX1YtiZ.jpg</image><title>Seorang Warga Dipukul dengan Paralon, Pelaku Diduga Ketua DPRD. (Foto: ist) </title></images><description>NUNUKAN - Seorang wanita yang diduga kuat merupakan Ketua DPRD Kabupaten Nunukan terlibat dalam insiden kekerasan di rumah seorang warga. Kejadian ini berlangsung di rumah Suardi, mantan Ketua RT di Kelurahan Nunukan Barat.

BACA JUGA:
Kecam Aksi Pemukulan Steward di Laga Persib Bandung vs Persija Jakarta, Manajemen Pangeran Biru Minta Maaf ke PSSI dan PT LIB

Wanita berkerudung dengan masker putih tersebut mengamuk dan berusaha masuk ke rumah warga sambil membawa pipa paralon. Dalam insiden itu, seorang pria lanjut usia yang keluar dari rumah menjadi korban pemukulan dengan pipa paralon yang dibawa pelaku.
Korban dan kuasa hukumnya telah melaporkan kejadian ini ke Polres Nunukan dengan tuduhan penganiayaan, perbuatan tidak menyenangkan, dan pengancaman. Laporan ini masih menunggu proses lebih lanjut dari pihak kepolisian.

BACA JUGA:
Supir Taksi Online Korban Pemukulan Oknum Polisi Ngaku Ditekan untuk Damai&amp;nbsp;

Peristiwa ini menarik perhatian masyarakat karena melibatkan seorang tokoh publik yang memiliki jabatan strategis di pemerintahan daerah. Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan kasus ini. (Usman Coddang/Hadits Abdillah)
</description><content:encoded>NUNUKAN - Seorang wanita yang diduga kuat merupakan Ketua DPRD Kabupaten Nunukan terlibat dalam insiden kekerasan di rumah seorang warga. Kejadian ini berlangsung di rumah Suardi, mantan Ketua RT di Kelurahan Nunukan Barat.

BACA JUGA:
Kecam Aksi Pemukulan Steward di Laga Persib Bandung vs Persija Jakarta, Manajemen Pangeran Biru Minta Maaf ke PSSI dan PT LIB

Wanita berkerudung dengan masker putih tersebut mengamuk dan berusaha masuk ke rumah warga sambil membawa pipa paralon. Dalam insiden itu, seorang pria lanjut usia yang keluar dari rumah menjadi korban pemukulan dengan pipa paralon yang dibawa pelaku.
Korban dan kuasa hukumnya telah melaporkan kejadian ini ke Polres Nunukan dengan tuduhan penganiayaan, perbuatan tidak menyenangkan, dan pengancaman. Laporan ini masih menunggu proses lebih lanjut dari pihak kepolisian.

BACA JUGA:
Supir Taksi Online Korban Pemukulan Oknum Polisi Ngaku Ditekan untuk Damai&amp;nbsp;

Peristiwa ini menarik perhatian masyarakat karena melibatkan seorang tokoh publik yang memiliki jabatan strategis di pemerintahan daerah. Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan kasus ini. (Usman Coddang/Hadits Abdillah)
</content:encoded></item></channel></rss>
