<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hasil CPNS Dinilai Rugikan Orang Asli Papua, Massa Bakar Kantor Bupati Bovem Digoel   </title><description>Kantor BKPSDM)Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, dibakar massa pada Senin  (11/12/2024)</description><link>https://tvscope.okezone.com/read/2024/12/12/625/3094800/hasil-cpns-dinilai-rugikan-orang-asli-papua-massa-bakar-kantor-bupati-bovem-digoel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://tvscope.okezone.com/read/2024/12/12/625/3094800/hasil-cpns-dinilai-rugikan-orang-asli-papua-massa-bakar-kantor-bupati-bovem-digoel"/><item><title>Hasil CPNS Dinilai Rugikan Orang Asli Papua, Massa Bakar Kantor Bupati Bovem Digoel   </title><link>https://tvscope.okezone.com/read/2024/12/12/625/3094800/hasil-cpns-dinilai-rugikan-orang-asli-papua-massa-bakar-kantor-bupati-bovem-digoel</link><guid isPermaLink="false">https://tvscope.okezone.com/read/2024/12/12/625/3094800/hasil-cpns-dinilai-rugikan-orang-asli-papua-massa-bakar-kantor-bupati-bovem-digoel</guid><pubDate>Kamis 12 Desember 2024 13:14 WIB</pubDate><dc:creator>Tim iNews Media Group </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/12/12/625/3094800/hasil-cpns-dinilai-rugikan-orang-asli-papua-massa-bakar-kantor-bupati-bovem-digoel-RKmsD4HkrE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Hasil CPNS Dinilai Rugikan Orang Asli Papua, Massa Bakar Kantor Bupati Bovem Digoel. (Foto: ist) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/12/12/625/3094800/hasil-cpns-dinilai-rugikan-orang-asli-papua-massa-bakar-kantor-bupati-bovem-digoel-RKmsD4HkrE.jpg</image><title>Hasil CPNS Dinilai Rugikan Orang Asli Papua, Massa Bakar Kantor Bupati Bovem Digoel. (Foto: ist) </title></images><description>PAPUA - Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, dibakar massa pada Senin (11/12/2024). Aksi pembakaran ini dipicu oleh kekecewaan terhadap hasil seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang dianggap tidak berpihak pada Orang Asli Papua (OAP).

BACA JUGA:
Cara Menghitung Skor Gabungan SKD dan SKB CPNS 2024 untuk Penentuan Kelulusan

Kejadian bermula ketika sekitar 20 orang melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor BKPSDM. Massa, yang dilengkapi dengan senjata tradisional seperti panah, parang, dan balok kayu, melampiaskan kekecewaannya dengan merusak dan membakar bangunan tersebut. Tidak berhenti di situ, massa kemudian melanjutkan aksinya dengan membakar Kantor Bupati Boven Digoel.
Kobaran api dengan cepat melahap seluruh bangunan kantor BKPSDM dan Kantor Bupati. Aparat TNI dan Polri yang berada di lokasi tidak mampu mencegah aksi massa akibat jumlah yang tidak seimbang.

BACA JUGA:
Anggota DPD RI Berharap Ada Keputusan soal&amp;nbsp;Nasib Pejuang Seleksi&amp;nbsp;CPNS&amp;nbsp;Papua Barat Daya


Para pengunjuk rasa menyatakan bahwa hasil seleksi CPNS tidak adil dan merugikan putra-putri asli Kabupaten Boven Digoel. Massa juga mendesak kepala daerah untuk bertanggung jawab atas proses seleksi tersebut. Mereka menuntut penjelasan transparan dan mengancam akan melakukan aksi lanjutan dengan jumlah massa yang lebih besar jika tuntutan mereka tidak dipenuhi.
&amp;nbsp;&quot;Kami meminta pemerintah daerah untuk memberikan penjelasan yang jelas terkait hasil seleksi CPNS ini. Jika tidak ada respons, kami akan kembali turun ke jalan dan membakar fasilitas pemerintah lainnya,&quot; ujar salah satu peserta aksi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak pemerintah daerah terkait insiden ini. Aparat keamanan terus bersiaga di lokasi untuk mencegah aksi susulan. (Muhamad Syahrir Muslimin/Hadits Abdillah) 
&amp;lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/06XpvE_caL4?si=kKjSozXrVnWMYzJJ&quot; title=&quot;YouTube video player&quot; frameborder=&quot;0&quot; allow=&quot;accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share&quot; referrerpolicy=&quot;strict-origin-when-cross-origin&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;</description><content:encoded>PAPUA - Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, dibakar massa pada Senin (11/12/2024). Aksi pembakaran ini dipicu oleh kekecewaan terhadap hasil seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang dianggap tidak berpihak pada Orang Asli Papua (OAP).

BACA JUGA:
Cara Menghitung Skor Gabungan SKD dan SKB CPNS 2024 untuk Penentuan Kelulusan

Kejadian bermula ketika sekitar 20 orang melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor BKPSDM. Massa, yang dilengkapi dengan senjata tradisional seperti panah, parang, dan balok kayu, melampiaskan kekecewaannya dengan merusak dan membakar bangunan tersebut. Tidak berhenti di situ, massa kemudian melanjutkan aksinya dengan membakar Kantor Bupati Boven Digoel.
Kobaran api dengan cepat melahap seluruh bangunan kantor BKPSDM dan Kantor Bupati. Aparat TNI dan Polri yang berada di lokasi tidak mampu mencegah aksi massa akibat jumlah yang tidak seimbang.

BACA JUGA:
Anggota DPD RI Berharap Ada Keputusan soal&amp;nbsp;Nasib Pejuang Seleksi&amp;nbsp;CPNS&amp;nbsp;Papua Barat Daya


Para pengunjuk rasa menyatakan bahwa hasil seleksi CPNS tidak adil dan merugikan putra-putri asli Kabupaten Boven Digoel. Massa juga mendesak kepala daerah untuk bertanggung jawab atas proses seleksi tersebut. Mereka menuntut penjelasan transparan dan mengancam akan melakukan aksi lanjutan dengan jumlah massa yang lebih besar jika tuntutan mereka tidak dipenuhi.
&amp;nbsp;&quot;Kami meminta pemerintah daerah untuk memberikan penjelasan yang jelas terkait hasil seleksi CPNS ini. Jika tidak ada respons, kami akan kembali turun ke jalan dan membakar fasilitas pemerintah lainnya,&quot; ujar salah satu peserta aksi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak pemerintah daerah terkait insiden ini. Aparat keamanan terus bersiaga di lokasi untuk mencegah aksi susulan. (Muhamad Syahrir Muslimin/Hadits Abdillah) 
&amp;lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/06XpvE_caL4?si=kKjSozXrVnWMYzJJ&quot; title=&quot;YouTube video player&quot; frameborder=&quot;0&quot; allow=&quot;accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share&quot; referrerpolicy=&quot;strict-origin-when-cross-origin&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
