<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dawet Ayu Banjarnegara, Cendol Tradisional yang Kian Populer!</title><description>Siapa yang tidak kenal dengan cendol dawet dengan rasa yang nikmat dan segar?&#13;
</description><link>https://tvscope.okezone.com/read/2025/01/28/627/3108475/dawet-ayu-banjarnegara-cendol-tradisional-yang-kian-populer</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://tvscope.okezone.com/read/2025/01/28/627/3108475/dawet-ayu-banjarnegara-cendol-tradisional-yang-kian-populer"/><item><title>Dawet Ayu Banjarnegara, Cendol Tradisional yang Kian Populer!</title><link>https://tvscope.okezone.com/read/2025/01/28/627/3108475/dawet-ayu-banjarnegara-cendol-tradisional-yang-kian-populer</link><guid isPermaLink="false">https://tvscope.okezone.com/read/2025/01/28/627/3108475/dawet-ayu-banjarnegara-cendol-tradisional-yang-kian-populer</guid><pubDate>Rabu 29 Januari 2025 12:23 WIB</pubDate><dc:creator>Tim iNews Media Group </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/01/28/627/3108475/es_dawet-FTHg_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Cendol dawet dengan rasa nikmat dan segar/Foto: GTV </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/01/28/627/3108475/es_dawet-FTHg_large.jpg</image><title>Cendol dawet dengan rasa nikmat dan segar/Foto: GTV </title></images><description>BANJARNEGARA &amp;ndash; Siapa yang tidak kenal dengan cendol dawet? Namun, Dawet Ayu asli khas Banjarnegara ini memiliki keistimewaan tersendiri. Sudah ada sejak 1990, proses pembuatannya tetap dilakukan secara tradisional dengan bahan utama daun pandan segar dan tepung beras. Setelah tercetak, cendol dicampur santan kelapa kental dan disajikan dengan gula aren murni, serta irisan buah durian dan nangka.&#13;
&#13;
Di libur panjang kali ini, permintaan Dawet Ayu bahkan naik hingga 300 persen, dengan harga per porsi mulai dari 8 hingga 10 ribu rupiah, tergantung toping buah yang dipilih. Jika Anda sedang berada di Banjarnegara, jangan lupa untuk mampir menikmati kenikmatannya! (Dwinarto)&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>BANJARNEGARA &amp;ndash; Siapa yang tidak kenal dengan cendol dawet? Namun, Dawet Ayu asli khas Banjarnegara ini memiliki keistimewaan tersendiri. Sudah ada sejak 1990, proses pembuatannya tetap dilakukan secara tradisional dengan bahan utama daun pandan segar dan tepung beras. Setelah tercetak, cendol dicampur santan kelapa kental dan disajikan dengan gula aren murni, serta irisan buah durian dan nangka.&#13;
&#13;
Di libur panjang kali ini, permintaan Dawet Ayu bahkan naik hingga 300 persen, dengan harga per porsi mulai dari 8 hingga 10 ribu rupiah, tergantung toping buah yang dipilih. Jika Anda sedang berada di Banjarnegara, jangan lupa untuk mampir menikmati kenikmatannya! (Dwinarto)&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
