<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jalan Rusak, Warga Luwu Utara Tandu Jenazah Bocah 7 Tahun Sejauh 30 Km</title><description>Sebuah video yang menunjukkan warga menandu jenazah bocah sejauh 30 kilometer di Luwu Utara, Sulawesi Selatan, viral di media sosial. Mereka terpaksa melakukannya akibat kondisi jalan yang rusak parah.&#13;
</description><link>https://tvscope.okezone.com/read/2025/03/28/626/3126898/jalan-rusak-warga-luwu-utara-tandu-jenazah-bocah-7-tahun-sejauh-30-km</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://tvscope.okezone.com/read/2025/03/28/626/3126898/jalan-rusak-warga-luwu-utara-tandu-jenazah-bocah-7-tahun-sejauh-30-km"/><item><title>Jalan Rusak, Warga Luwu Utara Tandu Jenazah Bocah 7 Tahun Sejauh 30 Km</title><link>https://tvscope.okezone.com/read/2025/03/28/626/3126898/jalan-rusak-warga-luwu-utara-tandu-jenazah-bocah-7-tahun-sejauh-30-km</link><guid isPermaLink="false">https://tvscope.okezone.com/read/2025/03/28/626/3126898/jalan-rusak-warga-luwu-utara-tandu-jenazah-bocah-7-tahun-sejauh-30-km</guid><pubDate>Sabtu 29 Maret 2025 06:05 WIB</pubDate><dc:creator>Tim iNews Media Group </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/03/28/626/3126898/tandu_jenazah-3T1Z_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jalan Rusak, Warga Luwu Utara Tandu Jenazah Bocah 7 Tahun Sejauh 30 Km. (Foto: Ist) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/03/28/626/3126898/tandu_jenazah-3T1Z_large.jpg</image><title>Jalan Rusak, Warga Luwu Utara Tandu Jenazah Bocah 7 Tahun Sejauh 30 Km. (Foto: Ist) </title></images><description>LUWU UTARA &amp;ndash; Sebuah video yang menunjukkan warga menandu jenazah bocah sejauh 30 kilometer di Luwu Utara, Sulawesi Selatan, viral di media sosial. Mereka terpaksa melakukannya akibat kondisi jalan yang rusak parah.&#13;
&#13;
Belasan warga Desa Padang Balua, Kecamatan Seko, menandu jenazah Alden (7), yang meninggal dunia akibat leukemia setelah dirawat di RS Wahidin Sudirohusodo Makassar. Dalam perjalanan, mereka harus melewati jalan setapak berbukit dan berlumpur selama lima jam hingga mencapai tapal batas desa, sebelum melanjutkan perjalanan ke rumah duka.&#13;
&#13;
Selain akses jalan yang tak bisa dilalui kendaraan roda empat, keluarga juga terkendala biaya tinggi jika harus menyewa pesawat perintis rute Masamba&amp;ndash;Seko. Warga berharap pemerintah segera membenahi jalan di daerah mereka, yang merupakan jalur provinsi, demi kelancaran mobilitas warga. (Nasruddin Rubak/Dwinarto)&#13;
&#13;
&amp;lt;iframe width=&amp;quot;560&amp;quot; height=&amp;quot;315&amp;quot; src=&amp;quot;https://www.youtube.com/embed/dseA_Vc34R8?si=TOCS-WvGwYE7qk_I&amp;quot; title=&amp;quot;YouTube video player&amp;quot; frameborder=&amp;quot;0&amp;quot; allow=&amp;quot;accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share&amp;quot; referrerpolicy=&amp;quot;strict-origin-when-cross-origin&amp;quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&#13;
</description><content:encoded>LUWU UTARA &amp;ndash; Sebuah video yang menunjukkan warga menandu jenazah bocah sejauh 30 kilometer di Luwu Utara, Sulawesi Selatan, viral di media sosial. Mereka terpaksa melakukannya akibat kondisi jalan yang rusak parah.&#13;
&#13;
Belasan warga Desa Padang Balua, Kecamatan Seko, menandu jenazah Alden (7), yang meninggal dunia akibat leukemia setelah dirawat di RS Wahidin Sudirohusodo Makassar. Dalam perjalanan, mereka harus melewati jalan setapak berbukit dan berlumpur selama lima jam hingga mencapai tapal batas desa, sebelum melanjutkan perjalanan ke rumah duka.&#13;
&#13;
Selain akses jalan yang tak bisa dilalui kendaraan roda empat, keluarga juga terkendala biaya tinggi jika harus menyewa pesawat perintis rute Masamba&amp;ndash;Seko. Warga berharap pemerintah segera membenahi jalan di daerah mereka, yang merupakan jalur provinsi, demi kelancaran mobilitas warga. (Nasruddin Rubak/Dwinarto)&#13;
&#13;
&amp;lt;iframe width=&amp;quot;560&amp;quot; height=&amp;quot;315&amp;quot; src=&amp;quot;https://www.youtube.com/embed/dseA_Vc34R8?si=TOCS-WvGwYE7qk_I&amp;quot; title=&amp;quot;YouTube video player&amp;quot; frameborder=&amp;quot;0&amp;quot; allow=&amp;quot;accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share&amp;quot; referrerpolicy=&amp;quot;strict-origin-when-cross-origin&amp;quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
