<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sekolah Kurang Meja, KDM: Langsung Kirim!</title><description>Ribuan siswa di Jawa Barat mulai menjalankan kebijakan baru Gubernur Dedi Mulyadi yaitu masuk lebih pagi pada pukul 06.30 WIB. Salah satunya terlihat di SMA Negeri 1 Bandung. Selain masuk pagi, sejumlah sekolah juga menjalankan instruksi agar kapasitas siswa ditambah menjadi 50 anak per kelas. Namun kebijakan ini membawa dampak. &#13;
</description><link>https://tvscope.okezone.com/read/2025/07/15/625/3155559/sekolah-kurang-meja-kdm-langsung-kirim</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://tvscope.okezone.com/read/2025/07/15/625/3155559/sekolah-kurang-meja-kdm-langsung-kirim"/><item><title>Sekolah Kurang Meja, KDM: Langsung Kirim!</title><link>https://tvscope.okezone.com/read/2025/07/15/625/3155559/sekolah-kurang-meja-kdm-langsung-kirim</link><guid isPermaLink="false">https://tvscope.okezone.com/read/2025/07/15/625/3155559/sekolah-kurang-meja-kdm-langsung-kirim</guid><pubDate>Selasa 15 Juli 2025 20:07 WIB</pubDate><dc:creator>Tim iNews Media Group </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/07/15/625/3155559/kdm-4h7f_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi siap mengirim meja untuk sekolah yang kekurangan. (Foto: RCTI).</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/07/15/625/3155559/kdm-4h7f_large.jpg</image><title>Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi siap mengirim meja untuk sekolah yang kekurangan. (Foto: RCTI).</title></images><description>BANDUNG - Ribuan siswa di Jawa Barat mulai menjalankan kebijakan baru Gubernur Dedi Mulyadi yaitu masuk lebih pagi pada pukul 06.30 WIB. Salah satunya terlihat di SMA Negeri 1 Bandung.&#13;
&#13;
Selain masuk pagi, sejumlah sekolah juga menjalankan instruksi agar kapasitas siswa ditambah menjadi 50 anak per kelas. Namun kebijakan ini membawa dampak.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pantauan di lapangan pada Senin (14/7/2025), banyak siswa terlambat masuk sekolah. Adapun mengenai penambahan jumlah siswa per kelas, puluhan siswa baru tidak kebagian meja belajar.&#13;
&#13;
Mendengar laporan itu, Gubernur Dedi Mulyadi meminta Sekda segera mengirim meja tambahan juga penambahan AC untuk kelas yang diisi lebih dari 40 siswa.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pokoknya gini, kekurangan kursi tinggal lapor aja ke sekda dan ke gubernur dan ke kepala pendidikan. Kita penuhi enggak usah nunggu APBD ya, Pak. yang AC aja kita bayarin,&amp;rdquo; ujar Dedi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dia meminta kebijakan penambahan siswa dalam rombongan belajar tidak dipersoalkan lantaran jelas bisa menjadi solusi masalah siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>BANDUNG - Ribuan siswa di Jawa Barat mulai menjalankan kebijakan baru Gubernur Dedi Mulyadi yaitu masuk lebih pagi pada pukul 06.30 WIB. Salah satunya terlihat di SMA Negeri 1 Bandung.&#13;
&#13;
Selain masuk pagi, sejumlah sekolah juga menjalankan instruksi agar kapasitas siswa ditambah menjadi 50 anak per kelas. Namun kebijakan ini membawa dampak.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pantauan di lapangan pada Senin (14/7/2025), banyak siswa terlambat masuk sekolah. Adapun mengenai penambahan jumlah siswa per kelas, puluhan siswa baru tidak kebagian meja belajar.&#13;
&#13;
Mendengar laporan itu, Gubernur Dedi Mulyadi meminta Sekda segera mengirim meja tambahan juga penambahan AC untuk kelas yang diisi lebih dari 40 siswa.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pokoknya gini, kekurangan kursi tinggal lapor aja ke sekda dan ke gubernur dan ke kepala pendidikan. Kita penuhi enggak usah nunggu APBD ya, Pak. yang AC aja kita bayarin,&amp;rdquo; ujar Dedi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dia meminta kebijakan penambahan siswa dalam rombongan belajar tidak dipersoalkan lantaran jelas bisa menjadi solusi masalah siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
