<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Detik-Detik Banjir Bandang di Nepal, Ratusan Orang Tewas Tersapu Air Bah</title><description>Banjir bandang dahsyat melanda Nepal, menyebabkan ratusan orang tewas dan lainnya masih hilang. Air bah yang turun mendadak dari pegunungan menghantam permukiman warga, jembatan, dan menyapu apa pun yang dilewatinya. &#13;
</description><link>https://tvscope.okezone.com/read/2026/08/28/626/3238846/detik-detik-banjir-bandang-di-nepal-ratusan-orang-tewas-tersapu-air-bah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://tvscope.okezone.com/read/2026/08/28/626/3238846/detik-detik-banjir-bandang-di-nepal-ratusan-orang-tewas-tersapu-air-bah"/><item><title>Detik-Detik Banjir Bandang di Nepal, Ratusan Orang Tewas Tersapu Air Bah</title><link>https://tvscope.okezone.com/read/2026/08/28/626/3238846/detik-detik-banjir-bandang-di-nepal-ratusan-orang-tewas-tersapu-air-bah</link><guid isPermaLink="false">https://tvscope.okezone.com/read/2026/08/28/626/3238846/detik-detik-banjir-bandang-di-nepal-ratusan-orang-tewas-tersapu-air-bah</guid><pubDate>Jum'at 28 Agustus 2026 19:40 WIB</pubDate><dc:creator>Zen Teguh</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/28/626/3238846/banjir_nepal-BLrI_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banjir bandang di Nepal menyebabkan ratusan orang tewas dan lainnya masih dinyatakan hilang. (Foto: MNCTV)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/28/626/3238846/banjir_nepal-BLrI_large.jpg</image><title>Banjir bandang di Nepal menyebabkan ratusan orang tewas dan lainnya masih dinyatakan hilang. (Foto: MNCTV)</title></images><description>JAKARTA - Banjir bandang dahsyat melanda Nepal, menyebabkan ratusan orang tewas dan lainnya masih hilang. Air bah yang turun mendadak dari pegunungan menghantam permukiman warga, jembatan, dan menyapu apa pun yang dilewatinya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Rekaman udara memperlihatkan rumah-rumah tertutup lumpur tebal, jalan rusak, serta wilayah terdampak berubah menjadi area kehancuran. Bencana ini terjadi setelah aliran air besar menerjang kawasan Sungai Bhote Koshi di wilayah perbatasan Nepal-China, Rabu (26/8/2026).&#13;
&#13;
Di Distrik Nuwakot, Nepal, drone memperlihatkan lumpur menutupi rumah warga hingga bagian bawah bangunan. Sejumlah warga masih bertahan di sekitar lokasi sambil menunggu proses evakuasi dan bantuan.&#13;
&#13;
Otoritas Nepal melaporkan ratusan korban meninggal dunia akibat banjir bandang ini. Sementara lebih dari ratusan orang masih dinyatakan hilang dan pencarian terus dilakukan oleh tim penyelamat.&#13;
&#13;
Tim gabungan dari Angkatan Darat Nepal, kepolisian, dan petugas darurat dikerahkan menggunakan helikopter untuk mencari korban di wilayah yang sulit dijangkau.&#13;
&#13;
Dampak bencana juga meluas hingga wilayah perbatasan China-Nepal. Pemerintah China mengirim personel penyelamat, helikopter, serta peralatan darurat untuk membantu operasi pencarian di kawasan Gyirong.&#13;
&#13;
Para ahli masih menyelidiki penyebab utama bencana ini. Dugaan awal mengarah pada runtuhnya material es dan batu di kawasan Himalaya yang memicu aliran lumpur besar menuju sungai.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Banjir bandang dahsyat melanda Nepal, menyebabkan ratusan orang tewas dan lainnya masih hilang. Air bah yang turun mendadak dari pegunungan menghantam permukiman warga, jembatan, dan menyapu apa pun yang dilewatinya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Rekaman udara memperlihatkan rumah-rumah tertutup lumpur tebal, jalan rusak, serta wilayah terdampak berubah menjadi area kehancuran. Bencana ini terjadi setelah aliran air besar menerjang kawasan Sungai Bhote Koshi di wilayah perbatasan Nepal-China, Rabu (26/8/2026).&#13;
&#13;
Di Distrik Nuwakot, Nepal, drone memperlihatkan lumpur menutupi rumah warga hingga bagian bawah bangunan. Sejumlah warga masih bertahan di sekitar lokasi sambil menunggu proses evakuasi dan bantuan.&#13;
&#13;
Otoritas Nepal melaporkan ratusan korban meninggal dunia akibat banjir bandang ini. Sementara lebih dari ratusan orang masih dinyatakan hilang dan pencarian terus dilakukan oleh tim penyelamat.&#13;
&#13;
Tim gabungan dari Angkatan Darat Nepal, kepolisian, dan petugas darurat dikerahkan menggunakan helikopter untuk mencari korban di wilayah yang sulit dijangkau.&#13;
&#13;
Dampak bencana juga meluas hingga wilayah perbatasan China-Nepal. Pemerintah China mengirim personel penyelamat, helikopter, serta peralatan darurat untuk membantu operasi pencarian di kawasan Gyirong.&#13;
&#13;
Para ahli masih menyelidiki penyebab utama bencana ini. Dugaan awal mengarah pada runtuhnya material es dan batu di kawasan Himalaya yang memicu aliran lumpur besar menuju sungai.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
