TEHERAN – Konflik Iran dengan Israel dan Amerika Serikat kian memanas. Angkatan bersenjata Iran kembali meluncurkan serangan besar dalam gelombang terbaru operasi militernya, yang diberi sandi True Promise 4.
Dalam serangan gelombang ke-54 ini, Iran menembakkan sejumlah rudal canggih ke berbagai target strategis yang diklaim terkait Israel dan sekutunya. Yang paling menyita perhatian, untuk pertama kalinya Iran mengerahkan rudal Sejjil, salah satu senjata balistik berbahan bakar padat yang dikenal memiliki daya jangkau dan kecepatan tinggi.
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyebut operasi balasan tersebut dilakukan dengan kode “Ya Zahra”, sebagai bagian dari respons atas eskalasi konflik yang terjadi sejak akhir Februari.
Selain Sejjil, Iran juga dilaporkan meluncurkan berbagai rudal berat lainnya seperti Khorramshahr, Kheybar, Qadr, dan Emad. Beberapa di antaranya disebut memiliki hulu ledak ganda dengan daya hancur tinggi yang menargetkan pusat komando militer dan infrastruktur strategis.
Komandan Angkatan Udara IRGC, Brigadir Jenderal Majid Mousavi, turut mengonfirmasi penggunaan rudal Sejjil dalam serangan terbaru tersebut melalui pernyataan resminya.
(Zen Teguh)